Kemitraan yang Dibangun atas Dua Dekade Kepercayaan
Baker Hughes telah mengumumkan perjanjian layanan penting selama 13 tahun dengan Nigeria LNG Limited (NLNG) yang memperpanjang kolaborasi yang telah berlangsung selama dua dekade. Ini bukan sekadar pembaruan kontrak; melainkan bukti hubungan yang dibangun atas keandalan, keahlian teknis, dan saling menghormati. Perjanjian ini secara khusus akan mendukung kinerja operasional proyek Train 7 baru NLNG di fasilitas Pulau Bonny—sebuah ekspansi unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas produksi LNG total dari 22 menjadi 30 juta ton per tahun (MTPA) setelah selesai. Yang membuat tonggak ini sangat berarti adalah bahwa hal ini mencerminkan bukan hanya kepercayaan pada teknologi Baker Hughes, tetapi juga keyakinan mendalam pada kemampuan perusahaan untuk memberikan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang.
Layanan Komprehensif untuk Peralatan Kritis
Dalam perjanjian ini, Baker Hughes akan menyediakan layanan siklus hidup menyeluruh untuk peralatan turbomachinery yang diberikan pada tahun 2021. Ini mencakup empat turbin gas berat dan kompresor sentrifugal terkait, bersama dengan dua turbin gas tambahan yang didedikasikan untuk pembangkit listrik. Namun, di luar perangkat keras, cakupan layanan juga meluas ke sesuatu yang sama pentingnya: keahlian manusia dan kecerdasan digital. Tim teknik lokal Baker Hughes akan ditempatkan di dekat lokasi, siap merespons kebutuhan operasional. Secara paralel, layanan digital iCenter™—yang didukung oleh Cordant™—akan memungkinkan pemantauan dan diagnostik jarak jauh, meningkatkan keandalan dan ketersediaan peralatan. Dengan demikian, NLNG tidak hanya mendapatkan penyedia layanan, tetapi juga mitra waspada yang dapat mengantisipasi masalah sebelum memburuk, sehingga meminimalkan waktu henti dan memaksimalkan efisiensi produksi.

Dampak Lokal dan Ambisi Global
Perjanjian ini berdampak jauh melampaui spesifikasi teknis, menyentuh ambisi energi Nigeria yang lebih luas. Adeleye Falade, Managing Director dan CEO Nigeria LNG Limited, mengungkapkan visi ini dengan bangga: "Memanfaatkan layanan siklus hidup terdepan di industri dan keahlian digital Baker Hughes akan membantu mendukung keberhasilan operasi jangka panjang proyek Train 7 kami. Saat kami memperluas kapasitas produksi, kami memperkuat peran Nigeria sebagai pemasok energi global yang kompetitif, menciptakan nilai ekonomi lebih besar bagi para pemangku kepentingan kami, dan mendukung transisi energi yang praktis melalui penyediaan solusi energi rendah karbon." Kata-katanya menyoroti kebenaran penting: kemitraan ini bukan hanya tentang gas—melainkan tentang memberdayakan sebuah bangsa untuk memanfaatkan cadangan terbukti, menciptakan peluang ekonomi, dan berkontribusi pada masa depan energi yang lebih berkelanjutan.
Komitmen Bersama untuk Wilayah Ini
Maria Claudia Borras, Chief Growth & Experience Officer Baker Hughes sekaligus Wakil Presiden Eksekutif sementara Teknologi Industri & Energi, mengungkapkan sentimen ini dengan keyakinan tulus. Dia menekankan bahwa perjanjian ini memperkuat kekuatan kolaborasi jangka panjang dan komitmen tak tergoyahkan perusahaan terhadap wilayah tersebut. "Layanan siklus hidup canggih dan keahlian regional kami dapat membantu NLNG memastikan operasi yang efisien dan andal di fasilitas Pulau Bonny, sekaligus memperkuat keandalan energi saat Nigeria terus memanfaatkan cadangan gas terbukti untuk memenuhi permintaan energi global yang terus meningkat," jelasnya. Yang penting, pekerjaan ini akan dilakukan melalui Pusat Layanan Baker Hughes di Port Harcourt, Nigeria—sebuah fasilitas yang mempekerjakan talenta lokal dan menyediakan rangkaian layanan siklus hidup yang komprehensif. Pendekatan ini memastikan keahlian tetap dekat dengan operasi, komunitas lokal mendapatkan manfaat langsung, dan kemitraan ini benar-benar mewujudkan visi bersama untuk pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif.