Schneider Electric and Seraya Partners Launch $500 Million Infrastructure Platform

Schneider Electric dan Seraya Partners Meluncurkan Platform Infrastruktur senilai $500 Juta

Aliansi Strategis untuk Infrastruktur Energi Berkelanjutan

Schneider Electric, pemimpin global dalam teknologi energi, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan Seraya Partners, manajer infrastruktur yang berbasis di Singapura, untuk meluncurkan Faraday Energy—sebuah platform infrastruktur energi baru yang didukung oleh modal ekuitas hingga $500 juta. Kolaborasi ini menggabungkan dua kekuatan yang saling melengkapi: keahlian mendalam Schneider dalam sistem energi, solusi digital, dan hubungan pelanggan, serta rekam jejak Seraya yang terbukti dalam membangun dan mengembangkan platform infrastruktur di sektor digital dan transisi energi Asia. Kemitraan ini mencerminkan pengakuan yang berkembang bahwa transisi energi tidak hanya memerlukan teknologi inovatif, tetapi juga modal jangka panjang yang sabar dan keahlian operasional untuk menerapkan solusi secara skala besar.

Memenuhi Permintaan yang Meningkat dengan Model Layanan Inovatif

Faraday Energy akan mengembangkan, membiayai, memiliki, dan mengoperasikan proyek infrastruktur energi terdistribusi dan yang berlokasi di pelanggan, menawarkan solusi energi dan dekarbonisasi kepada fasilitas komersial dan industri, operator listrik dan jaringan, serta pusat data. Yang membedakan platform ini adalah model "Infrastruktur-sebagai-Layanan" (IaaS): pelanggan dapat mengakses infrastruktur energi canggih melalui kontrak jangka panjang dengan biaya operasional yang dapat diprediksi, tanpa harus menanggung beban modal di muka sendiri. Pendekatan ini sangat tepat waktu, karena permintaan listrik yang melonjak dari infrastruktur digital, elektrifikasi industri, dan komitmen dekarbonisasi korporat mendorong kebutuhan mendesak akan solusi energi rendah karbon yang andal—sementara banyak perusahaan secara bersamaan berupaya mengoptimalkan total biaya kepemilikan dan menjaga fleksibilitas neraca keuangan.

Schneider Electric dan Seraya Partners Meluncurkan Platform Infrastruktur $500 Juta

Menggabungkan Kepemimpinan Teknologi dengan Modal Jangka Panjang

Dalam perjanjian ini, Schneider Electric akan berperan sebagai mitra teknologi utama Faraday, menyumbangkan kemampuan riset dan pengembangan globalnya, jejak implementasi lokal, dan jaringan pelanggan yang luas. Bersama-sama, kedua perusahaan akan memulai, menyusun, dan melaksanakan proyek yang mengintegrasikan teknologi energi yang terbukti dengan pembiayaan tingkat infrastruktur dan kepemilikan aset jangka panjang. Sementara itu, Seraya akan mengawasi struktur modal, tata kelola, dan pengembangan platform Faraday, memanfaatkan pengalamannya dalam membangun platform infrastruktur berskala di Asia. Model terintegrasi ini dirancang untuk memberikan kepercayaan kepada pelanggan baik dalam kemampuan teknis maupun kepastian pengiriman jangka panjang, seperti yang disampaikan oleh Yoon Young Kim, Presiden Klaster untuk Singapura dan Brunei di Schneider Electric.

Kepemimpinan dan Fokus Regional

Sebagai bagian dari peluncuran platform, Peter Goh telah ditunjuk sebagai Chief Executive Officer Faraday Energy, bertugas membangun dan mengembangkan platform di pasar sasaran. Goh membawa pengalaman lebih dari 16 tahun di sektor energi, sebelumnya menjabat sebagai CEO dan Anggota Dewan NaviX Solutions, anak perusahaan milik penuh Schneider Electric. Faraday Energy akan memfokuskan awalnya pada wilayah Asia Pasifik dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk, dengan fleksibilitas untuk berinvestasi di pasar internasional terpilih lainnya. Fokus regional ini sejalan dengan strategi investasi Seraya yang lebih luas, yang menargetkan platform infrastruktur pasar menengah di sektor infrastruktur digital dan transisi energi. Dengan menggabungkan keahlian lokal, teknologi global, dan modal yang sabar, Faraday Energy bertujuan menjadi platform yang dapat diskalakan yang mempercepat adopsi solusi energi berkelanjutan di tempat yang paling dibutuhkan.

Postingan sebelumnya